Tavellielementary.org, Jakarta – Sesudah janji tahun lalu, Golden Globes 2023 terjadi di The Beverly Hilton, Beverly Hills, California, Amerika persekutuan (AS) pada Selasa malam, 10 Januari 2023, era setempat. Sebagai pembuka kancah  pujian tahun ini, salah satu gaya fesyen karpet merah yang agak mencolok yaitu dentuman material velvet dalam pakaian selarik A-listers.

Diadopsi dengan bermacam kontur, dari off-the-shoulder gown sampai seperangkat jubah necis, materi velvet membuahkan hasil berikan persepsi kegemerlapan nan baik dalam totalitas bentuk. Di antara lain, seterusnya sebagian pesohor dunia yang merangkul gaya itu di karpet merah Golden Globe Awards ke-80.

 

Rihanna

Rihanna membuat debut Golden Globes-nya dengan style ikonisnya dalam kontur ball gown bertumpuk, diambil dari People, Rabu (11/1/2023). penembang itu dinominasikan untuk lagu otentik terbaik bersama Tems, Ludwig Göransson, dan Ryan Coogler untuk buatannya Lift Me Up dari soundtrack Black Panther: Wakanda Forever.

Menghadiri Golden Globes bersama pacar dan bapak dari buah hatinya A$AP Rocky, Rihanna menyeleksi pakaian gelap ruched dengan perinci bustier, sarung tangan, dan jubah beludru tebal berlengan  berkembang. Menyempurnakan wujudnya, penembang berumur 34 tahun itu mengenakan permata Cartier, terhitung dalam kalung, dan sepatu hak tinggi dari Giuseppe Zanotti.

Rocky mengimbangi bentuk belahan jiwanya di debut Golden Globes 2023 dengan seperangkat monokromatik luncurkanan Bottega Veneta. Penggalan modenya terhitung “jaket dan celana wol dan satin, serta sepatu berpaut kulit,” bagi serupa rilis.

 

Selena Gomez

Selena Gomez tampak di karpet merah Golden Globes 2023 memakai konsep Valentino yang menawan. Look-nya menunjukkan pakaian kolom velvet dengan bagian tinggi dan lengan puff mencolok yang menjuntai ke lantai.

Pelantun lagu Love Will Remember ini memenuhi penampakannya dengan basis Santoni, permata De Beers, dan pulasan dandanan ala 90-an. Superior Rare Beauty beranjak ke pemimpin rambut lama Marissa Marino untuk kuncir kudanya yang tinggi demi menggenapi bentuk klasiknya.

Ia ditemani adik gadisnya Gracie Elliott Teefey masa berjalan di karpet merah. Anak berumur sembilan tahun itu tepergok memakai pakaian kuning dengan rok tulle dan korset payet.

Yang benar-benar mencuri kepedulian yaitu tas Teefey, yaitu tas satin Prada Cleo dengan kristal yang dijual dengan harga 3.900 dolar AS (dekat Rp60,3 juta) di lokasi situs Prada. Gomez dinominasikan untuk penampilan terbaik sebagai aktris dalam serial tv, humor, atau musikal di Golden Globes 2023 untuk peran Mabel Mora dalam Only Murders in the Building.

 

Billy Porter

Billy Porter mewariskan  pakaian karpet merahnya yang menarik. Kala menghadiri Golden Globe Awards tahun ini, lulusan sikap beranjak ke pendesain dan temannya Christian Siriano yang menciptakan pakaian tuksedo tertentu dalam warna fuchsia yang megah.

penampakan itu menegaskan pada pakaian tuksedo beludru Porter yang dikenakan ke Oscar 2019. “THE KING @theebillyporter dalam pakaian overlay tuksedo Siriano kustom malam ini di #goldenglobes! Bammm 💕💕💕💕 #billyporter,” tulis Siriano di Instagram mengenai bentuk itu.

 

Henry Golding

Henry Golding tampak menarik dengan seperangkat jubah velvet di karpet merah Golden Globes 2023. Bintang Crazy Rich Asian ini adalah salah satu dari demikian banyak presenter di kancah  pujian bergengsi itu.

Di rantaian kedua pembawa acara, Golding memberi stan dengan Claire Danes, Cole Hauser, Jennifer Hudson, Harvey Guillén, Hilary Swank, Glen Powell, Jay Ellis, Jenna Ortega, Jennifer Coolidge, Letitia Wright, Mo Membawa Banyak, Regina Hall, dan Salma Hayek Pinault, mengadu Deadline.

 

Justin Hurwitz

Justin Hurwitz menyeleksi datang dalam jodoh ponco velvet bermotif karamel, sempurna dengan dasi kupu-kupu sinkron. Ia membawa kembali pujian best original score untuk Chazelle, Babylon, memberi tahu Billboard.

Hurwitz mengenakan kansnya di atas balkon di Beverly Hilton untuk mendesak orang dalam pabrik di ruangan itu untuk “menebarkan kesempatan,” alhasil lebih banyak pemain pabrik inventif, muda ataupun tua, mempunyai kans untuk meningkatkan talen mereka.

“Saya amat berterima kasih jika saya mempunyai kans untuk memahami di umur muda jika nada yakni tentang yang penting bagi saya,” tuturnya. “Saya terterima kasih pada orangtua saya. Saya terterima kasih pada sekolah lumrah tempat saya mencari ilmu yang mempunyai kasta nada.”

Ia menyambung, “Saya banyak berasumsi mengenai seluruh orang di luar sana yang benar-benar berbakat dalam objek, namun tidak sempat mendapatkan kans untuk mencari tahu apa itu. Jadi bagi saya, amat penting untuk menebarkan kesempatan, untuk meyakinkan jika seluruh orang mempunyai kesempatan untuk terhampar pada bermacam tentang, berupaya bermacam tentang, mencari tahu apa yang sesuai untuk mereka.”

Komposer itu menyudahi pidatonya dengan terterima kasih pada “tim Babylon” dan Hollywood Foreign Press Association, yang menghadiahkan Golden Globes.

 

Michelle Yeoh Memberikan khotbah Mengharukan

Artis Michelle Yeoh kesimpulannya sukses mendapatkan kemenangan pertamanya di Golden Globe Awards. Ia menyabet pujian Best Actress in a Motion Picture – Musical or Comedy untuk kedudukannya sebagai Evelyn Wang di ‘Everything Everywhere All at Once’.

Golden Globe Awards ke-80 itu dihelat selaku gagah di Beverly Hilton motel, California, AS. Pertandingan ini jadi acara pujian bagi perusahaan film dan tv terbaik di Amerika persekutuan sepanjang 2022 lalu.

Di atas stan, Michelle Yeoh mengujarkan ceramah yang mengharukan, dengan memandang kembali momen kala ia pertama kali datang ke Hollywood dan kesimpulannya sukses mengambil pujian di umurnya yang ke-60.

Kemenangan itu yaitu momen historis gara-gara jadi piala Golden Globe pertama aktris Asia itu sesudah berkarier sepanjang 40 tahun di perusahaan perfilman Hollywood. Michelle Yeoh mulai berkarier di Hollywood  1997 dengan film James Bond, Tomorrow Never Dies.

“Saya cuma akan berdiri di mari dan menerima seluruh ini,” sabdanya, sembari menggenggam penghargaan arca emas. “40 tahun … Saya tidak akan membiarkan ini.”

Dia meneruskan, “kala saya pertama kali datang ke Hollywood, itu yaitu mimpi yang jadi realitas … sampai saya muncul di mari. Saya datang ke mari dan diberi tahu, ‘kalian yaitu minoritas’,” ucapnya.

Yeoh selanjutnya bertugas dengan sutradara populer terhitung Steven Spielberg, Rob Marshall, dan James Cameron. namun gadis berumur 60 tahun itu mendeteksi jika kans mulai menyusut bersamaan bertambahnya umur.

“Saya pikir, ‘Hei, ayolah perempuan. kalian ada mangkir yang amat, amat menawan’,” sabdanya.

Dan selanjutnya kesimpulannya momen itu datang. “dapat kasih A24 gara-gara mengakui pada dua genius yang konyol, gila-gilaan, dan luar umum ini, [sutradara Daniel Kwan dan Daniel Scheinert], yang ada keperkasaan untuk mencatat mengenai seseorang imigran yang amat umum, perempuan tua, bunda, anak perempuan,” sabdanya.

Yeoh meneruskan, “Saya diberi hadiah bermain perempuan ini yang beresonansi amat dalam dengan saya dan dengan semacam itu banyak orang gara-gara, pada kesimpulannya, di alam semesta apa pun dia berada, dia berjuang untuk cinta, untuk keluarganya,” dia meneguhkan.

Saat sebelum meninggalkan stan, Yeoh mendengungkan bintang-bintang Everywhere Everywhere All at Once’ kayak Stephanie Hsu, Jamie Lee Curtis, dan Ke Huy Quan.

“Ini juga untuk seluruh pundak yang saya berdiri, seluruh yang datang saat sebelum saya, yang tampak kayak saya, dan seluruh yang mengerjakan ekspedisi ini sampai saya maju,” tutur Yeoh.

Dalam membawa kembali hadiah akting musikal alias humor, Yeoh melibas Lesley Manville untuk ‘Mrs. Harris Goes to Paris’, Margot Robbie untuk ‘Babylon’, Anya Taylor-Joy untuk ‘The Menu’ dan Emma Thompson untuk ‘Good Luck to You, Leo Grande’.